Selalu waspada jika Anda menerima pesan WhatsApp, telepon, video call, email, atau SMS dari orang yang mengaku sebagai petugas Instansi Pemerintahan (Dukcapil, Pajak, Kejaksaan, maupun instansi pemerintah lainnya).
Modus penipuan yang perlu diwaspadai
1. Pesan atau tautan (link) palsu
Penipu mengirimkan pesan atau tautan yang mengaku dari Instansi Pemerintah dan meminta Anda untuk mengupdate data, seperti Kartu Keluarga, atau mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD).
2. Permintaan data pribadi
Penipu meminta data pribadi seperti NIK, nomor KK, foto KTP, atau informasi lainnya yang bersifat rahasia dengan alasan verifikasi data, pembaruan data kependudukan, aktivasi e-KTP, pemberitahuan denda e-tilang atau pendaftaran bantuan pemerintah.
3. Permintaan transfer uang
Penipu meminta Anda untuk mentransfer sejumlah uang untuk biaya pengurusan dokumen atau aktivasi.
Kenali ciri-ciri penipuan:
✔ Menghubungi secara mendadak dan mendesak
✔ Meminta data pribadi atau kode OTP
✔ Mengirim link mencurigakan atau meminta instal aplikasi
✔ Mengancam dengan denda ataupun pemblokiran layanan jika tidak segera merespons
Lindungi akun Krom-mu dengan langkah berikut:
- Ganti PIN & Password secara berkala.
- Jangan klik tautan (link) mencurigakan terutama yang memiliki format .apk
- Jangan pernah memberikan data sensitif atau pribadi seperti NIK, KK, foto KTP, selfie dengan KTP, PIN, atau kode OTP. Bahkan saat video call, data Anda bisa direkam dan disalahgunakan.
- Pastikan hanya mengakses layanan melalui kanal resmi.
- Selalu waspada terhadap modus penipuan baru yang mengatasnamakan pihak manapun
Jika Anda menerima pesan atau panggilan mencurigakan, segera laporkan ke support@krom.id atau (021) 5099 6920
Artikel ini diperbarui pada: 18 Februari 2026

